Di Balik Teknologi Iron Dome, Rudal Pertahanan Udara Israel

 
Protected by Copyscape
hosting terbaik
Baca Juga

Perang antara Hamas dan Israel pekan lalu, sekali lagi menunjukkan kepada dunia perkembangan terbaru teknologi militer Israel. Sebagian besar dari ratusan roket murah, dan tak akurat, yang ditembakkan pejuang Hamas ke wilayah Israel, terutama Ashkelon (13 kilometer dari Gaza), selama perang berlangsung, berhasil dirontokkan pasukan Israel Defense Forces (IDF). 


Keberhasilan ini tak bisa dilepaskan dari sistem pertahanan rudal Israel, yang disebut Iron Dome. Iron Dome berkaitan erat dengan MPrest System, perusahaan yang dipimpin Natan Barak, pensiunan kapten Angkatan Laut Israel. Menurut situs perusahaan tersebut, teknologi komputer mereka bisa melakukan klasifikasi target, mengkalkulasi program intersepsi, serta mengendalikan dan meluncurkan program intersepsi.

Juru Bicara IDF mengatakan, sistem yang dibuat MPrest mampu mencegat 90 persen misil pejuang Hamas, belum termasuk ratusan roket yang dibiarkan lewat karena jelas akan jatuh di wilayah tak berpenghuni.
Iron Dome tak diragukan lagi menyelamatkan banyak nyawa orang Israel.

"Kami semua sangat bangga," kata Barak ketika dihubungi Bloomberg Businessweek, Rabu (21/11) lalu, melalui telepon dari kantor pusat MPrest di Petah Tikvah, sebuah kota di sebelah Timur Tel Aviv. "Ini seperti fiksi ilmiah. Sistem ini penya kemampuan yang belum pernah mereka lihat. Saya lebih suka untuk tidak masuk kepada detail performanya. Kami ingin memiliki beberapa kejutan."

Program Iron Dome, sebagian dibiayai oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat, dipimpin oleh Rafael Advanced Defense Systems, BUMN Israel yang menjadi kontraktor umum dan membuat misil pencegat Tamir. Sementara radarnya dibuat Elta Systems, anak perusahaan Israel Aerospace Industries. MPrest, mitra ketiga, membuat system pengendali (command-and-control). Separuh dari saham MPrest dimiliki oleh Rafel, sementara sisanya dimiliki Barak.

Biasanya software command-and-control untuk peralatan militer sangat khusus dan sulit untuk dimodifikasi. Kunci kesuksesan MPrest, kata Barak, adalah software command-and-control mereka sangat sederhana dan modular, sehingga pengguna bisa beradaptasi secara cepat tanpa perlu memprogram ulang. Tentara Israel juga bisa mengkalibrasi ulang baterai Iron Dome secepatnya, tanpa mengubah software, ketika pejuang Hamas mulai menembakkan misil dengan jangkauan lebih jauh.

Adapun MSFT Microsoft dan arsitektur .NET membuat lapisan dasar sistem. Nah, di bagian atas, terdapat software MPrest yang bisa mengelola ribuan objek, masing-masing berubah beberapa kali per detik. Objek tersebut merupakan bahan dasar pembentuk software, yang terdiri dari code atau data atau perpaduan keduanya, yang bisa saling berkomunikasi ketika program sedang dijalankan.

Barak menyebut software tersebut "generic," dalam arti yang positif, artinya ia bisa digunakan kembali untuk berbagai tujuan. Teknologi dengan basis yang sama sedang digunakan untuk tujuan sipil, termasuk sistem manajemen armada kendaraan di Israel, Brazil, dan Argentina, katanya.

Sejak kehadiran Iron Dome, penduduk Ashkelon mengaku lebih merasa aman. Ketika sirine berbunyi -tanda misil pejuang Hamas ditembakkan ke arah kediaman mereka- banyak di antara penduduk yang menyaksikan bagaimana misil itu ditembak jatuh berkeping-keping oleh Iron Dome. 
Berikut salah satu video menarik yang diunggah The New York Times ke YouTube.



Klik untuk mengetahui Cara Kerja Iron Dome

Referensi : CHIP

3 komentar

makasih informasinya brooo..

--->>> pengen cari skripsi , tesis dan disertasi <<<---

link : http://mulok.library.um.ac.id/index.php?mod=b&cat=1

free download

Terima kasih ya gan atas artikelnya, thanks for sharing :)

Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai Teknologi. Teknologi merupakan suatu ilmu yang sedang berkembang di zaman yang sudah maju sekarang ini. Saya memiliki beberapa tulisan sejenis mengenai Teknologi yang dapat dilihat di www.ejournal.gunadarma.ac.id

Note :
- Dilarang komentar spam
- Silahkan sisipkan alamat situs anda dengan syarat jangan gunakan link aktif atau komentarmu akan kami hapus

Silahkan tinggalkan komentar kamu dibawah ini.
EmoticonEmoticon