10 kesalahan yang dilakukan pengguna komputer pemula

 
Protected by Copyscape
hosting terbaik
Baca Juga



AstronKomputer.com - Sebuah hal yang kita anggap sepele terkadang justru dapat menimbulkan sebuah kesalahan yang fatal, dan itu dapat terjadi apabila kita tidak terlalu memperdulikan sebuah informasi yang sebenarnya sudah disediakan dan tidak mau meluangkan sedikit waktu untuk mengetahui informasi apa yang disampaikan. Hal ini juga bisa terjadi bagi pengguna komputer khususnya pengguna komputer yang masih pemula, yang pada umumnya mereka masih kurang bagaimana tata cara saat menggunakan komputer dengan benar yang pada akhirnya akan berakibat fatal terhadap dirinya terutama pekerjaannya.

Berikut ada 10 kesalahan yang yang pada umumnya dilakukan oleh pengguna komputer pemula serta bagaimana cara untuk menghindari kesalahan tersebut terulang.

#1. Tidak mem-backup file atau data penting
Salah satu kesalahan terbesar yang bisa dilakukan seseorang adalah tidak membuat cadangan informasi penting. Saat ini, ada banyak metode untuk memback up informasi Anda sehingga tidak ada alasan lagi untuk tidak memback-up informasi. Pastikan untuk membuat cadangan semua informasi penting sebelum terlambat. Baca cara membackup data

#2. Mengklik Next atau Ok tanpa membaca
Setiap orang telah menjadi lebih sabar berkat kepuasan instan yang kita nikmati setiap hari di Internet. Namun, karena ketidaksabaran ini, tidak biasa bagi pengguna baru untuk mengklik Ok atau Next tanpa membaca apa yang sebenarnya yang mereka harus setujui dan tidak. 

Pastikan Anda membaca setiap prompt sebelum menyetujui. Kesalahan ini umumnya paling banyak dilakukan oleh pemula, yang mereka tahu hanya OK dan Next tanpa ingin tahu apa yang informasi yang ada didalamnya. Mulai dari sekarang cobalah untuk merubah kebiasaan ini, bila tidak jangan heran nantinya bila tiba-tiba di komputer kamu ada satu atau dua program aplikasi yang muncul yang sebenarnya tidak kamu butuhkan. 

Jangan heran jika ini terjadi, karena kecanggihan yang ada sekarang sebuah program aplikasi yang akan kamu install mampu membawa program aplikasi lain yang dapat terinstall bersamaan dengan aplikasi yang sedang kamu install. Namun apabila aplikasi yang kamu install adalah aplikasi yang legal biasanya akan ada pemberitahuan atau saran saat kamu sedang akan melakukan installasi, maka dari itu cobalah untuk terlebih dahulu membaca informasi yang muncul apabila terdapat prompt OK atau Next.

#3. Tidak menghemat pekerjaan
Saat mengerjakan dokumen secara offline atau online pastikan bahwa program secara otomatis menyimpan dokumen Kamu. Jika sebuah program tidak secara otomatis menyimpan pekerjaan Kamu, Kamu harus memastikan bahwa Kamu menyimpan pekerjaan setiap 10-15 menit. Jika komputer kehilangan daya, koneksi internet, atau program crash maka semua pekerjaan yang belum tersimpan akan hilang dan kamu pasti akan gigit jari.

#4. Mematikan komputer dengan tidak semestinya
Dengan lebih banyak pengguna belajar di Smartphone dan Tablet sebelum mempelajari komputer, tidak semua pengguna baru terbiasa dengan metode yang tepat untuk mematikan (shutdown) komputer. Bila Kamu sudah selesai dengan komputer dan ingin mematikannya pastikan untuk menyimpan pekerjaan apapun, tutup program yang terbuka, dan matikan komputer dengan benar. Karena ini akan berdampak pada masa umur komputer kamu. Cara yang benar untuk mematikan komputer adalah dengan menekan tombol Shutdown atau Turn Off di menu, bukan dengan langsung memutuskan arus listrik dengan mencabut kabel daya komputer.

#5. Membuka lampiran e-mail tanpa hati-hati
Metode umum virus atau malware menginfeksi komputer adalah dengan membuka lampiran e-mail . Berhati-hatilah saat ragu pada semua lampiran e-mail yang Kamu terima termasuk lampiran e-mail yang Kamu terima dari teman, keluarga, dan rekan kerja. Salah satu taktik paling umum yang digunakan Hacker untuk mengirim virus berasal dari orang yang Kamu kenal untuk mendapatkan kepercayaan palsu.

#6. Terjerumus kedalam Phising, spam dan surat berantai
Phising
Seiring komputer menjadi lebih aman, dan pengguna mendapatkan lebih banyak teknologi, banyak pengguna jahat (hacker) mulai mengubah taktik untuk menyerang orang-orang yaitu dengan menggunakan taktik phising. Pastikan kamu mengetahui bagaimana phising bekerja dn bagaimana kamu dapat memastikan agar tidak menjadi korban pencurian identitas. Baca Apa itu Phising?

SPAM
Hampir semua spam hari ini didistribusikan oleh komputer yang terinfeksi atau pengguna jahat. Membalas pesan spam ini tidak akan berhenti berlangganan dari daftar manapun yang biasanya tidak pernah terlihat atau diterima. Dalam beberapa kasus, spammer bahkan mungkin menggunakan balasan Kamu sebagai verifikasi bahwa e-mail bekerja dan mengirimkan lebih banyak spam atau berbagi alamat e-mail Kamu dengan spammer lainnya. Jika Kamu mendapatkan spam, jangan hiraukan cukup hapus dari kotak masuk Kamu.

Chain Mail (Surat Berantai)
Kamu juga tidak harus atau bahkan tidak usah untuk meneruskan ke teman atau keluargamu. Jika kamu mendapatkan sebuah email atau informasi yang tidak dipercaya, pastikan bahwa informasi itu memang benar dengan terlebih dahulu menyelidiki pengirim atau sumber dari informasi tersebut sebelum kamu meneruskan mitor atau rumor kepada orang lain.

#7. Mengunduh dan menginstal perangkat lunak yang tidak baik
Saat ini, cara yang paling umum virus, malware, dan software sampah menginfeksi komputer adalah dengan mendownload dan menginstal perangkat lunak yang buruk di komputer. Selalu berhati-hati terhadap perangkat lunak gratis dan siapa yang menyediakan perangkat lunak gratisan tersebut. Jika Kamu tidak hati-hati, Kamu dapat menginstalnya selama pemasangan. Seperti disebutkan sebelumnya, selalu pastikan untuk membaca apa yang sedang dilakukan program saat menginstal.

Sayangnya, membaca juga tidak selalu cukup dan situs yang menawarkan hal-hal gratis seperti kursor , font , wallpaper , emotikon, dan unduhan kecil lainnya mungkin digabungkan dengan perangkat lunak buruk lainnya. Saat mendownload apapun, ingatlah saran di bawah ini.

Dimana kamu mendapatkan download?
Ada orang jahat yang mendownload unduhan-unduhan yang populer, kemudian memodifikasi file dengan menyisipkan software berbahaya, lalu mengunggah kembali file tersebut dengan nama yang sama. Pastikan kamu mendownload dari halaman web pengembangnya atau dari perusahaan terkemuka.

Jangan memasang download manager
Banyak situs menyarankan atau meminta Kamu untuk menginstal installer atau download manager sebelum mengizinkan Kamu mengunduh program yang mungkin Kamu minati. Alat ini hampir selalu menyebabkan masalah pada komputer Kamu dan bahkan mungkin ada malware atau spyware lainnya. Hindari situs yang mengklaim apapun harus dipasang terlebih dahulu sebelum Kamu dapat melanjutkan unduhan Kamu.

Hindari iklan di halaman download
Untuk membantu menghasilkan uang dan membayar biaya bandwidth untuk memasok perangkat lunak gratis, halaman download terakhir mungkin berisi iklan. Hati-hati dengan apapun yang terlihat seperti iklan di halaman download. Banyak pengiklan mencoba mengelabui pemirsa agar mengeklik iklan dengan frasa seperti "Download Now", "Start Download", atau "Continue" dan iklan tersebut dapat membuka unduhan yang terpisah.

Membatalkan atau menolak download otomatis
Beberapa situs mungkin secara otomatis mencoba memulai download atau memberi tampilan bahwa ada sesuatu yang perlu dipasang atau diperbaharui sebelum situs atau video dapat dilihat. Jangan pernah menerima atau menginstal apapun dari situs manapun kecuali Kamu tahu apa yang sedang diunduh.

#8. Tidak menjaga sistem operasi dan software tetap up to date
Evolusi komputer dan perangkat lunak yang digunakan komputer selalu berkembang. Setelah sebuah bug program dirilis dan ancaman keamanan hampir selalu ditemukan oleh pengguna lain. Menginstal pembaharuan terbaru untuk sebuah program memastikan semuanya berjalan lancar dan jika perbaikan keamanan ditemukan pembaharuan akan memperbaiki masalah tersebut, dan data kamu akan tetap aman. Maka dari itu apabila muncul sebuah pembaharuan jangan takut untuk memperbaharui sistem tersebut dengan mengupdate nya.

#9. Menjaga komputer dengan pelindung lonjakan daya atau UPS
Jika Kamu menyambungkan komputer desktop, laptop, tablet, atau ponsel Kamu ke stopkontak, pertimbangkan untuk menggunakan pelindung lonjakan . Pelindung gelombang dapat membantu menjaga komputer Kamu tetap terlindungi saat terjadi badai listrik dan memastikan tidak ada yang rusak jika terjadi lonjakan arus listrik.

Juga, jika Kamu menggunakan komputer desktop kami sangat menyarankan juga menggunakan UPS di komputer Kamu. Meskipun ini bisa agak mahal, UPS melindungi komputer Kamu dari lonjakan, kehabisan tenaga, dan membuat komputer tetap menyala jika daya padam selama satu atau dua menit.

#10. Membeli perangkat keras yang tidak kompatibel
Komputer semakin beragam dengan model dan bentuknya seperti Chrome books , komputer hybrid, laptop , smartphone, dan tablet. Meski semua perangkat ini dianggap komputer, tidak semua perangkat keras kompatibel dengan setiap jenis komputer. Juga, ini berlaku dengan komputer Apple vs. PC, dan komputer yang menjalankan Windows atau Linux, yang semuanya menjalankan sistem operasi yang berbeda.

Sebelum membeli perangkat keras atau mengupgrade perangkat keras lama pastikan itu kompatibel dengan komputer, sistem operasi, dan memenuhi persyaratan sistem.